Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan Bantuan Air Bersih BAZNAS untuk 14 Desa di Tulungagung

0
87

Tulungagung, JNN.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan. Kali ini, bantuan air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan air.

Pemberangkatan bantuan air bersih secara simbolis dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (12/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima armada tangki air bersih dari BAZNAS Tulungagung diberangkatkan. Masing-masing tangki berkapasitas 5.000 liter, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 25.000 liter air bersih.

Ahmad Baharudin mengatakan, bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Kalidawir, Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo.

“Lima tangki air bersih ini akan kita berikan kepada warga masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujarnya seusai memberangkatkan armada bantuan.

Menurutnya, wilayah yang mengalami kekeringan hingga saat ini masih berada di kawasan yang sama dan belum meluas ke daerah lain. Meski demikian, kebutuhan air bersih masyarakat harus tetap menjadi perhatian bersama.

“Kekeringannya masih tetap di wilayah situ-situ saja, tidak meluas. Setiap hari warga membutuhkan air bersih. Masyarakat ada yang mengambil inisiatif sendiri dan kita juga memberikan bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan sekitar 15 tangki air bersih yang didistribusikan ke 12 desa.

BAZNAS juga berencana memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk memastikan distribusi air bersih dapat dilakukan secara rutin selama musim kekeringan berlangsung.

“Insyaallah mulai hari ini dan seterusnya, kita berkolaborasi dengan LAZ akan ada pengiriman tiga tangki air bersih hingga kekeringan berakhir di Kabupaten Tulungagung ini,” ungkapnya.

Selain bantuan air bersih, BAZNAS Tulungagung juga menyalurkan bantuan berupa tandon air untuk menunjang ketersediaan air bagi masyarakat. Hingga saat ini, sekitar delapan tandon telah didistribusikan, khususnya di wilayah Kecamatan Pagerwojo.

Abdul Wachid menambahkan, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa setempat atau menghubungi langsung BAZNAS Tulungagung.

Di tempat yang sama, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tulungagung, Ahmad Mugiono, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan armada tangki yang tersedia.

“Hari ini kita akan menyalurkan bantuan air bersih ke 14 desa di Kabupaten Tulungagung. Kekeringan ini akibat musim kemarau yang agak panjang. Jadi, kita selalu siap melakukan pengiriman air bersih kepada masyarakat di desa yang sudah dinyatakan mengalami kekeringan, bekerja sama dengan BAZNAS dan beberapa lembaga lainnya,” terangnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan armada membuat pengiriman air bersih saat ini hanya dapat dilakukan sebanyak empat kali dalam sehari.

Meski demikian, upaya penanganan kekeringan diharapkan semakin optimal dengan adanya dukungan dari berbagai pihak. Ahmad Mugiono menyebut sejumlah pihak swasta juga telah menyatakan kesediaannya untuk membantu proses distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah, ada beberapa pihak swasta yang ikut menawarkan bantuan dalam pengiriman air bersih kepada warga masyarakat yang terdampak kekeringan,” pungkasnya.

Kegiatan pemberangkatan bantuan tersebut turut dihadiri Dandim 0807 Tulungagung, Danyonif TP 886 Panjalu Jayati, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, serta sejumlah pengurus BAZNAS Tulungagung.

Melalui sinergi antara Pemkab Tulungagung, BAZNAS, BPBD, dan berbagai pihak lainnya, penyaluran bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.(Pendim 0827/Sumenep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here