Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Plt Bupati Tulungagung Dorong Pemerataan Akses dan Ekonomi Warga

0
72

Tulungagung, JNN.co.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur untuk membuka akses antarwilayah. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga di kawasan sekitar.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Dandim 0807/Tulungagung beserta jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Kalidawir bersama Forkopimcam, Kepala Desa Rejosari beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0807/Tulungagung dan jajaran TNI yang telah memberikan kontribusi dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dukungan tersebut merupakan wujud nyata dari sinergi dan kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dan konektivitas wilayah,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tidak sekadar menjadi sarana penghubung. Lebih dari itu, jembatan dapat membuka akses yang sebelumnya terbatas, memperlancar aktivitas warga, serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Tulungagung dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung visi Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.

Ahmad Baharudin menjelaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kemampuan daerah.

Pada tahun 2026, Pemkab Tulungagung memprogramkan pembangunan jembatan di 16 titik. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas, baik ekonomi, pendidikan, pelayanan publik maupun kegiatan sosial.

Meski demikian, Plt Bupati mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah di bidang infrastruktur yang membutuhkan penanganan. Mengingat keterbatasan sumber daya, pembangunan maupun perbaikan jalan dan jembatan dilakukan berdasarkan skala prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.

“Pembangunan infrastruktur akan terus kita lakukan secara bertahap dan terukur sesuai dengan skala prioritas serta kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Di penghujung acara, Ahmad Baharudin mengajak masyarakat Desa Rejosari dan seluruh pengguna Jembatan Perintis Garuda untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas tersebut.

Ia berharap jembatan yang telah dibangun melalui sinergi berbagai pihak itu dapat digunakan dengan baik, memiliki usia manfaat yang panjang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat hingga generasi mendatang.(Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here