Pemkab Muara Enim Dorong PTBA Tuntaskan Pembangunan Talud Sungai Enim Akhir 2026

0
37

Muara Enim, JNN.co.id – Pemerintah Kabupaten Muara Enim meminta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) segera menuntaskan pembangunan talud Sungai Enim yang sempat mengalami keterlambatan. Proyek strategis yang telah dimulai sejak 2022 itu diharapkan rampung pada akhir 2026 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Pelaksana Tugas Bupati Muara Enim, Sumarni, mengapresiasi kontribusi PTBA terhadap pembangunan daerah, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Rumah BUMN. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“Terkait proyek penataan kawasan Sungai Enim, kami berharap pembangunan yang telah berjalan sejak 2022 dapat segera diselesaikan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujar Sumarni dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7).

Ia menjelaskan, sesuai komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan menerima hasil pembangunan dalam kondisi siap operasional.

Ke depan, kawasan talud Sungai Enim diharapkan tidak hanya menjadi penahan tebing sungai, tetapi juga berkembang sebagai ruang publik modern yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti lintasan lari, sarana olahraga, ruang terbuka hijau, serta area bagi pelaku UMKM.

Menurut Sumarni, keberadaan kawasan tersebut diyakini mampu menjadi ikon baru Kabupaten Muara Enim sekaligus destinasi wisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas kawasan perkotaan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Letjen TNI (Purn) Bambang Ismawan, menjelaskan bahwa pembangunan talud Sungai Enim dilaksanakan dalam dua tahap kontrak.

Ia mengatakan kontrak pertama telah selesai dilaksanakan, sedangkan kontrak kedua saat ini memasuki proses penunjukan kembali kontraktor.

Bambang mengakui keterlambatan penyelesaian proyek disebabkan adanya perubahan desain konstruksi yang berdampak pada penyesuaian anggaran. Namun, seluruh kendala tersebut kini telah diselesaikan sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilanjutkan.

“Kami memastikan pekerjaan fisik akan segera dimulai kembali dalam waktu dekat dengan target penyelesaian seluruh proyek pada akhir tahun 2026,” tegas Bambang.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap proyek penataan talud Sungai Enim dapat menjadi salah satu infrastruktur unggulan yang mempercantik wajah kota sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.(Ak/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here