Puluhan Tokoh Adat dan Budaya Datangi Gedung Negara Grahadi

0
88

Surabaya, JNN.co.id – Puluhan tokoh adat dan pegiat budaya Senin (12/10/2026) pagi mendatangi Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Mereka sengaja diundang untuk mengikuti upacara perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Tokoh adat dan budaya ini adalah salah satu unsur peserta upacara yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Peserta upacara lainnya adalah unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, POLRI dan organisasi kemasyarakatan serta utusan Sekolah Rakyat.

Para tokoh adat dan budaya, mengenakan busana adat dan daerah masing-masing, sudah mulai berdatangan ke Gedung Grahadi sejak Subuh.

“Soalnya upacara akan dimulai pukul 07.30. Jangan sampai telat. Setengah enam pagi tadi saya sudah sampai Grahadi,” tutur Sanusi Marhaedi(71 tahun), tokoh adat Suku Osing Banyuwangi.

Lansia yang masih lincah gerakannya ini makin dikenal namanya di Banyuwangi setelah di Kanal YouTube beredar cerita KKN di Desa Penari yang di tahun 2022 jadi judul film horor terlaris. Bahkan film itu sempat diputar gedung bioskop di Amerika Serikat.

“Itu lokasi kejadian sebenarnya kan ada di desa saya, tepatnya di Kecamatan Glagah,” ujar bujangan yang akrab disapa Kang Usik ini.

Sebagai tokoh adat Osing, Kang Usik datang ikut upacara HUT ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan busana khas Banyuwangi. Kehadiran tokoh Osing Deles itu juga dimanfaatkan pegawai Diskominfo Jawa Timur untuk mewawancarainya.

Tokoh dengan pakaian adat Tengger (Probolinggo), Samin (Bojonegoro) juga tampak di barisan peserta upacara.

Sebelum upacara, suasana dimeriahkan penampilan Drumband Gemantara Dharma Praja SMA Negeri 2 Bojonegoro.

Dalam amanatnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa minta masyarakat Jawa Timur menghargai pengabdian dan perjuangan para pendahulu. Tak terkecuali pejuang pelestari seni dan budaya asli daerah.

“Jadi tugas dan tanggung jawab kita bersama melanjutkan dengan nawa bhakti satya untuk menjadikan Jawa Timur menjadi gerbang timur Nusantara,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdaya di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial.

“Berkat kerja keras kita bersama, Jawa Timur mencapai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen. Tertinggi se Pulau Jawa,” demikian Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Selain penghargaan pin emas dan perak buat tokoh berprestasi dan berjasa, juga ada plakat penghargaan ragam apresiasi seperti aparat yang ungkap peredaran narkoba, inovasi kesehatan, literasi dan disabilitas hingga pelajar SD Trenggalek yang juara bertutur. ”

Kabupaten Banyuwangi juga dapat penghargaan yang sukses atasi stunting oleh Desa Songgon dan Pengusaha Ami Rogojampi yang berhasil kembangkan peternakan sapi perah kapasitas nasional.

Sementara istri wakil Gubernur dapat plakat Tim Penggerak PKK sedangkan Gubernur Jawa Timur dapat Penghargaan Rekor MURI karena partisipasi SMK servis sepeda motor dari target 8.100 melebihi jadi 9.181 motor se Jatim.

Acara ditutup pergelaran paduan suara dan tari kolosal Gita Tani.(Aguk Wahyu Nuryadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here