Tulungagung, JNN.co.id – Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan rutin keagamaan yang digelar Pemerintah Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan berupa Rotibul Haddad dan Ngaji Kitab Hikam tersebut berlangsung khidmat di Kantor Desa Tawangsari dan diikuti lebih dari seribu jamaah dari berbagai kalangan.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari warga Desa Tawangsari, tetapi juga santri putra-putri pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari luar desa. Antusiasme jamaah terlihat sejak awal acara hingga selesai, menandakan kuatnya semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi bersih desa yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya menjaga nilai spiritual dan budaya masyarakat. Kehadiran para alim ulama, tokoh agama, serta penceramah seperti Kiyai/Gus Ipul semakin menambah kekhusyukan suasana melalui tausiyah yang disampaikan kepada para jamaah.
Turut hadir pula sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh publik, di antaranya anggota DPRD dari Partai Golkar Zairi, perwakilan dari PKB, jajaran Polsek Kedungwaru, Koramil Kedungwaru, serta pihak Kecamatan Kedungwaru. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai pada Rabu malam (11/02/2026).
Kepala Desa Tawangsari, Kalkul Yakin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengajian dan siraman rohani, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan antarwarga. Ia mengaku bersyukur atas tingginya partisipasi masyarakat dan berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Di sela acara, kepala desa juga memohon doa restu kepada masyarakat agar rencananya menunaikan ibadah umrah setelah bulan puasa dapat berjalan lancar dan diberikan kemudahan.
Salah satu warga yang hadir menilai kegiatan rutin seperti ini membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain menambah pengetahuan agama, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan suasana harmonis, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan Rotibul Haddad dan Ngaji Hikam ini, Desa Tawangsari terus berupaya menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.(Aris)





