Tulungagung, JNN.co.id – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-4 di Kabupaten Tulungagung menjadi momentum untuk kembali menguatkan budaya olahraga di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tulungagung tidak hanya menempatkan olahraga sebagai sarana menjaga kesehatan dan mencetak prestasi, tetapi juga melihatnya sebagai salah satu potensi penggerak ekonomi dan pariwisata daerah.
Pesan tersebut disampaikan Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M., saat memimpin apel bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam rangka memperingati Haornas ke-4 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (9/9/2026).
Dalam amanatnya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Haornas tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan Haornas harus menjadi pengingat pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.
“Momentum Haornas hendaknya dijadikan sebagai pengingat penting untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, budaya olahraga perlu terus ditumbuhkan di berbagai lingkungan kehidupan masyarakat. Mulai dari keluarga, sekolah, pesantren, tempat kerja, komunitas hingga ruang-ruang publik.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah perlu memperluas kesempatan masyarakat dalam melakukan aktivitas olahraga. Selain itu, ketersediaan ruang dan fasilitas olahraga yang mudah diakses juga perlu terus ditingkatkan.
“Olahraga pendidikan harus didorong sejak usia dini, sementara pembinaan atlet perlu dilakukan secara berjenjang, terencana, terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin juga memberikan apresiasi kepada para atlet, pelatih serta seluruh insan olahraga di Kabupaten Tulungagung yang selama ini telah berkontribusi mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih dan insan olahraga yang selama ini berjuang mengharumkan nama Tulungagung dengan sebuah prestasi demi membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ahmad Baharudin melihat olahraga memiliki keterkaitan yang kuat dengan sektor ekonomi dan pariwisata. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai event olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat mendatangkan masyarakat dari luar daerah.
Kondisi tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, UMKM, sektor jasa, perhotelan, kuliner hingga destinasi wisata yang ada di Tulungagung.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen memperkuat sinergi antara sport, tourism, dan sport industry agar perkembangan olahraga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui momentum Haornas ke-4 ini, Pemkab Tulungagung berharap budaya olahraga semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Di sisi lain, prestasi atlet diharapkan terus meningkat sehingga mampu membawa nama Tulungagung semakin dikenal, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.(Aris)





