PSSI Sumenep Terbaik di Madura

0
246

Sumenep, JNN.co.id – Ketua LBH CKS dan Ketua LSM GMAS DPD Kabupaten Sumenep Agus Hariyanto, ST atau yang bisa di sapa dengan Agus Ravy mengapresiasi kinerja ASKAB PSSI Sumenep. Dengan maraknya perbincangan persepakbolaan Sumenep yang kian merosot namun tidak di Usia dini di Kabupaten Sumenep.

Agus Ravy juga membeberkan bahwa PSSI Kabupaten Sumenep sangat gencar mengelar even atau kompetisi usia dini usia 12 Tahun , 13 Tahun dan Usia 15 Tahun secara rutin.

Askab PSSI Kabupaten Sumenep memulai era baru pengelolaan kompetisi sepak bola usia muda. Pada kompetisi U-13 tahun 2026, untuk pertama kalinya seluruh penyelenggaraan akan menggunakan aplikasi SIAP PSSI sebagai langkah menuju kompetisi yang lebih profesional, modern, dan transparan.

Langkah tersebut menjadi tonggak baru bagi sepak bola Sumenep dalam mengikuti standar pengelolaan kompetisi yang diterapkan PSSI.

Seluruh proses kompetisi, mulai dari administrasi peserta, pendataan pemain, jadwal pertandingan hingga pelaporan, akan dilakukan secara terintegrasi melalui aplikasi SIAP PSSI.

Di konfirmasi Sekretaris Askab PSSI Kabupaten Sumenep, Eko Sulistyo, S.Sos, mengatakan penerapan aplikasi SIAP PSSI merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi sekaligus memperkuat pembinaan pesepak bola usia dini.

“Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Askab PSSI Sumenep. Untuk pertama kalinya kompetisi U-13 akan dilaksanakan menggunakan aplikasi SIAP PSSI sebagai bagian dari transformasi menuju kompetisi yang profesional,” saat di konfirmasi lewat Whats Up beliau.

Menurutnya, digitalisasi kompetisi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen penting untuk menghadirkan tata kelola kompetisi yang lebih tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan PSSI.
“Kami ingin seluruh proses kompetisi berjalan lebih modern. Semua data peserta, pemain, hingga jalannya kompetisi dapat terdokumentasi dengan baik melalui sistem yang telah disiapkan PSSI,” ujarnya dengan tegas.

Eko menegaskan, penggunaan aplikasi SIAP PSSI juga menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.

Dengan sistem yang semakin profesional, kompetisi diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang siap bersaing di level regional maupun nasional.

“Ini bukan sekadar menggunakan aplikasi, tetapi merupakan komitmen kami membangun fondasi kompetisi usia muda yang kredibel, profesional, dan sesuai standar nasional agar pembinaan sepak bola di Sumenep semakin maju,” pungkas Eko Mourinho sapaannya. ( AR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here