Sumenep, JNN.co.id – Di balik sapuan kuas yang mewarnai kusen rumah milik Ibu Sima di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Senin (6/7/2026), tersimpan cerita tentang kepedulian yang tak sekadar membangun rumah, tetapi juga menghidupkan harapan.
Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng, Serka Helmi, memilih ikut bekerja bersama warga dalam proses pengecatan kusen sebagai bagian dari penyelesaian program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kehadirannya menjadi simbol bahwa TNI tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Bagi Serka Helmi, rumah yang layak bukan sekadar bangunan, melainkan tempat keluarga menata masa depan dengan rasa aman dan nyaman.
“Setiap sapuan cat yang kami kerjakan membawa harapan agar keluarga Ibu Sima segera memiliki rumah yang lebih layak. Inilah makna pengabdian kami, hadir dan bekerja bersama rakyat,” ujar Serka Helmi.
Program Rutilahu yang didampingi Babinsa juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Warga sekitar turut bergantian membantu sehingga proses pembangunan berjalan lebih cepat.
Sementara Sima selaku penerima manfaat tak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat perhatian yang diberikan Babinsa. Baginya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga menghadirkan keyakinan bahwa masih banyak yang peduli.
“Saya benar-benar terharu. Tidak pernah menyangka Pak Babinsa ikut mengecat rumah kami. Bantuan ini sangat berarti dan akan selalu kami kenang. Semoga Allah membalas semua kebaikan beliau dan seluruh warga yang membantu,” tutur Sima.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa dalam program Rutilahu menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui langkah-langkah sederhana di lapangan, TNI berupaya memastikan setiap keluarga memiliki tempat tinggal yang lebih layak sekaligus menumbuhkan optimisme untuk menatap kehidupan yang lebih baik.(Pendim 0827/Sumenep)





