Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Berjalan, RS Bhayangkara Terima 10 Kantong Jenazah

0
68
Jakarta, JNN.co.id – Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi masih terus berjalan. Hingga saat ini, rumah sakit telah menerima10 kantong jenazah sejak pukul. 03.00 WIB.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban.
“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” ujarnya pada Selasa (28/04/2026) di RS Polri.
10 jenazah diterima, seluruhnya perempuan
Brigjen Pol Prima menjelaskan, dari total 10 jenazah yang diterima di RS Bhayangkara, seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Dari jumlah tersebut,7 keluarga telah melapor ke Posko Antemortem untuk menyampaikan laporan kehilangan anggota keluarga.
“ Saat ini proses identifikasi masih terus berjalan. Kami bekerja sama dengan tim dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya,Polres, dan Mabes Polri untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban,” tambahnya.
Identifikasi dilakukan dengan pencocokan data
Ia memaparkan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga korban dengan data postmortem dari jenazah. Setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan dan menetapkan identitas korban secara resmi.
Keluarga diminta segera melapor ke Posko Antemortem
Brigjen Pol Prima juga mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan belum melapor agar segera datang ke Posko Antemortem di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri. Keluarga diharapkan membawa dokumen atau data pendukung, seperti:
foto korban (terutama yang memperlihatkan kondisi gigi),
dokumen identitas,
ijazah,
serta dokumen lain yang memuat data sidik jari.
Ada kendala pada beberapa jenazah, butuh pemeriksaan lanjutan
Terkait kendala di lapangan, Brigjen Pol Prima menyebut bahwa terdapat beberapa jenazah yang pada pemeriksaan awal belum langsung keluar identitasnya. Hal tersebut masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan.
Secara umum, kata dia, kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dilakukan identifikasi. Namun, terdapat beberapa jenazah yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu sehingga memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.
Hasil akan dirilis setelah data terkumpul
“Apabila proses pencocokan data antemortem dan postmortem telah selesai, kami akan segera merilis hasilnya secara resmi,” pungkasnya.(Zai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here