Dari Luka Jadi Karya: Novita Hardini Luncurkan “Bising dan Hening”, Kobarkan Semangat Perempuan Berkarya

0
47
Trenggalek, JNN.co.id – Semangat perempuan untuk bangkit dan berkarya menggema dalam peluncuran buku “Bising dan Hening” yang digagas oleh Novita Hardini, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian TGX Women Summit dalam peringatan Hari Kartini, yang sarat dengan pesan pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Novita – yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek – menegaskan pentingnya membuka ruang kreativitas, khususnya bagi perempuan muda. Ia menilai, sebagai representasi anak muda di parlemen, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang berdampak.
“Sebagai perempuan muda yang mendapat amanah di Komisi VII, saya ingin menghadirkan ruang-ruang yang mampu menstimulasi kreativitas generasi muda,” ujarnya.
Buku “Bising dan Hening” merupakan kumpulan kisah nyata perempuan yang berhasil melewati berbagai fase sulit dalam hidup. Melalui karya ini, Novita ingin menegaskan bahwa kekuatan terbesar untuk bangkit sering kali berasal dari dalam diri sendiri.
Ia juga menyoroti peran menulis sebagai medium refleksi sekaligus penyembuhan. Menurutnya, tulisan tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga dapat menjadi pengingat perjalanan hidup di masa mendatang.
“Ketika seseorang membaca kembali tulisannya beberapa tahun ke depan, itu bisa menjadi nasihat terbaik bagi dirinya sendiri,” ungkapnya.
Tak hanya peluncuran buku, kegiatan yang digelar di Gedung Bioskop NSC Trenggalek ini juga menampilkan karya sineas muda lokal, mulai dari film dokumenter hingga animasi. Penampilan tersebut menjadi bukti geliat positif sektor ekonomi kreatif di daerah.
Novita mengungkapkan, banyak talenta muda asal Trenggalek yang justru berkembang di luar daerah seperti Yogyakarta, meski kualitas karya mereka dinilai mampu bersaing di tingkat nasional.
Melihat potensi tersebut, ia berkomitmen untuk menghadirkan wadah bagi para kreator lokal, baik di bidang literasi maupun perfilman. Upaya itu akan diwujudkan melalui kolaborasi proyek kreatif hingga program pelatihan.
“Ke depan, kami akan menghadirkan workshop atau bootcamp bekerja sama dengan Emtek untuk mengembangkan kemampuan para kreator muda di Trenggalek,” pungkasnya. (Sae/Tia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here