Sumenep, JNN.co.id – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang merupakan langkah strategis untuk mendorong pemberdayaan masyarakat nelayan, melalui pengembangan kawasan pesisir yang lebih tertata, produktif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang, Selasa (03/03/2026).
“melalui KNMP ini diharapkan tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir dan mampu memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.”ungkapnya.
Diakui, kabupaten Sumenep memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, dengan wilayah kepulauan yang luas serta sumber daya laut yang melimpah, sehingga sektor kelautan memiliki peluang besar untuk dilakukan pengembangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mellaui program KNMP juga diharapkan mampu mendorong masyarakat nelayan agar lebih mandiri dan inovatif dalam mengelola potensi kelautan, karena selain menangkap ikan, bisa mengembangkan usaha lain yang berkaitan dengan sektor perikanan, seperti pengolahan hasil laut maupun kegiatan ekonomi kreatif berbasis kelautan.
“Kami harapkan program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.
Bupati Achmad Fauzi, kembali menegaskan, masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya laut, yang dilakukan secara bijak agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Sebab, salah satu berkomitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
“masyarakat nelayan di Sumenep harus semakin maju, sejahtera, serta mampu memanfaatkan potensi kelautan secara optimal sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah,” pungkasnya.(Adv/Wil/tris)





