25 Pengurus Koperasi Di Sumenep Ikuti Diklat & Uji Kompetensi Dan Kelayakan

0
365

Sumenep, JNN.co.id – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Talenta Wirausaha Nusantara Jawa Timur, melakukan sebuah terobosan baru dalam upaya peningkatan sumberdaya manusia khususnya para pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk mengikuti Diklat & uji kompetensi dan kelayakan pengurus Koperasi di kabupaten Sumenep, yang dilakukan selama dua hari sejak tanggal 28-29 Juli 2025.

Ketua Dekopinda Kabupaten Sumenep, Akh. Zaini, mengungkapkan kegiatan Diklat & uji kompetensi dan kelayakan yang diikuti sebanyak 25 pengurus Koperasi di kabupaten Sumenep dalam rangka untuk peningkatan kualitas pengelolaan koperasi khususnya koperasi simpan pinjam, sehingga kedepan Koperasi ini bisa berkembang dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat

“Melalui kegiatan uji kompetensi ini para pengurus Koperasi yang ada di perkotaan dan pedesaan bisa memfasilitasi kebutuhan para anggotanya khususnya dari sisi penguatan permodalan yang saat ini banyak UMKM yang membutuhkan lpermodalan,” Ujar Zaini, disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Aula Koperasi Potre Koning, Selasa (29/07/2025).

Sebab, diakui mantan pejabat Dinas Koperasi di kabupaten Sumenep ini , para UMKM dan koperasi bisa berjalan sesuai yang diharapkan juga membutuhkan penguatan modal untuk meningkatkan produksi sehingga menghasilkan peningkatan untuk kesejahteraan keluarganya.

Dikatakan , koperasi sebagai ujung tombak perekonomian di akar rumput yang bisa memfasilitasi para UMKM untuk bisa berjalan meningkatkan pendapatannya sebagaimana yang diharapkan, baik dari sisi produksi maupun pengupahannya.
Sebanyak 25 peserta uji kompetensi dan kelayakan bagi pengurus koperasi khususnya simpan pinjam dilaksanakan Bakopinda kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Talenta Wirausaha Nusantara Jatim untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Sebab kedepan koperasi harus memiliki relevansi sesuai regulasi aturan pemerintah yang harus dilaksanakan.
” kedepan sertifikat uji kompetensi dalam pengelolaan koperasi simpan pinjam.maupun unit usaha lainnya sangat diperlukan,” tambahnya.

Sementara Kepala Wilayah Lapenkop Jawa Timur, Muhammad Faisol Husni, sekaligus sebagai fasilitator kegiatan tersebut mengapresiasi Dekopinda Sumenep yang memiliki inisiatif dengan melakukan gerak cepat dan cekatan untuk bisa melaksanakn uji kompetensi pertama kali. Sebab, tantangan bagi pengurus koperasi khususnya di kabupaten Sumenep ini kedepan memerlukan gerak cepat dan cekatan dalam mencari peluang.
” Kegiatan Diklat dan uji kompetensi ini tidak hanya sekedar ujian, tapi peserta juga mempelajari untuk melakukan perbaikan koperasinya,” tandasnya .

Dikatakan, ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan di kabupaten Sumenep, sehingga diharapkan kedepan para pengurus Koperasi terus ditingkatkan kompetensinya dan bisa mencontoh koperasi yang sukses seperti halnya Koperasi potre koning dan Dekopinda juga tetap Istiqomah mendampingi koperasi khususnya di kabupaten Sumenep.(Rus/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here