Sorong Selatan, JNN.co.id – Majelis Rakyat Papua (MRP) lembaga kultural yang mewakili Orang Asli Papua (OAP) di Papua Barat Daya dengan tugas melindungi hak-hak OAP, memberikan pertimbangan terhadap berbagai kebijakan daerah, dan menyalurkan aspirasi masyarakat adat, agama, dan perempuan.
MRP juga berperan penting dalam menjaga jati diri dan hak-hak dasar OAP. Mengacu pada ketentuan tersebut MRP Pokja Perempuan melaksanakan Penjaringan Aspirasi dengan para toko di Distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan yang di pusatkan di Gedung wanita.
Majelis Rakyat Papua Susance Saflesa, S.Th.M.Si Wakil Ketua I MRP Papua Barat Daya (PBD) dalam arahnya menyampaikan, Penjaringan yang di lakukan dengan tujuan menjaring Aspira dari masyarakat Kabupaten sorong selatan provinsi papua barat daya terkait dengan sumber daya manusia, lingkungan, kehutanan, perkebunan perikanan maupun sektor lainya yang di nilai kurang mendapat perhatian dari Pemerintah. Kamis (Selasa,22/7/2025)
” Penjaringan ini sebagai bagian dari pemberdayaan dan perlindungan terhadap hak-hak dasar orang Papua yang berlandaskan pada penghormatan terhadap adat dan budaya yang di atur dalam UU 21 tahun 2001 otonomi khusus Papua bagi provinsi Papua yang di rubah dengan UU 21 tahun 2021 tetapi juga mengacu pada tugas MRP untuk memperjuangkan hak-hak orang asli Papua yang selama ini kurang maksimal mendapat perhatian pemerintah,”ungkap Sance.
Thema: Sentral Penjaringan Aspirasi Adalah Penyelamatan Manusia dan Tanah Papua, bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat adat .berbicara soal Papua berarti berbicara seluruh komponen yang ada di dalamnya yaitu sumberdaya alam, pemerintah, keberagaman Hayati ,namun selama ini pengelolaan belum optimal di lakukan yang menjadi bagian penting dalam penjaringan sehingga mendapat perhatian bersama kesejahteraan yang berkeadilan, berkelanjutan bagi masyarakat adat Papua Barat Daya.
Masalah yang di hadapi masyarakat Papua barat daya kabupaten sorong selatan adalah eksploitasi sumber daya alam menimbulkan dampak lingkungan, konflik sosial di masyarakat Papua, sementara manfaat ekonominya kurang di rasakan dan nikmati masyarakat Papua barat daya
” Dari permasalahan yang di hadapi makan di laksanakan penjaringan dengan tujuan untuk mendapat masukan saran,harapan dari masyarakat bagaimana pengelolaan SDA. kondisi aktual pengelolaan sumber daya alam pertambangan, kehutanan, perkebunan, perikanan dan sektor lainnya di Sorong Selatan,”kata Natalia Saflesa.
Dijelaskan Susance Saflesa,S.Th.M.Si Aspirasi yang di sampaikan melalui penjaringan di akomodir seluruhnya untuk di bahas bersama di MRP mendapat rekomendasi, rekomendasi ini akan di sampaikan MRP kepada Pemda Provinsi Papua barat daya dan Pemda sorong selatan untuk menindaklanjuti Usulan masyarakat adat yang di sesuaikan Kebutuhan dan juga progam Pemerintah. Beber.(Moy/Red)









