LDII Sumenep Gelar Kerja Bakti Nasional, Bupati: Jaga Semangat Gotong Royong di Tengah Masyarakat

0
57

Sumenep, JNN.co.id – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Sumenep, dalam rangkaian Kerja Bakti Nasional Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Tahun 2026, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang digelar serentak dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu dibuka langsung oleh *Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo*.

Bupati menegaskan, kerja bakti bukan hanya soal membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong.

*“Kerja bakti seperti ini memang sudah menjadi kegiatan rutin para ASN di lingkungan Pemkab Sumenep setiap Jumat pagi. Di dalamnya kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan,”* ujar Bupati.

Menurutnya, melalui kegiatan seragam dan positif, ASN maupun masyarakat bisa duduk bersama di luar rutinitas kantor.
*“Melalui kegiatan-kegiatan seperti inilah kebersamaan akan semakin kuat, semangat gotong royong akan terus terjaga, dan nilai-nilai kemerdekaan Republik Indonesia bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,”* tegasnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada LDII Sumenep yang mengambil inisiatif menggelar kerja bakti nasional.
*“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LDII Kabupaten Sumenep. Ruang untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi jangan sampai kosong. Justru harus kita isi dengan kegiatan yang padat dan bermanfaat,”* lanjutnya.

*Wujudkan Lingkungan ASRI*

*Ketua DPD LDII Sumenep, H. Mushaeri*, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII, khususnya klaster ketahanan pangan dan lingkungan.

*“Sebagai ormas berbasis keagamaan Islam, kami bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, memberikan pelayanan, menjaga lingkungan, serta memperkuat persatuan bangsa sesuai UU No 17 Tahun 2013,”* katanya.

Ia menambahkan, LDII berkomitmen meningkatkan kualitas peradaban ekologis. Aksi di Paberasan diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, sejalan dengan program pemerintah *Indonesia ASRI*.

*“Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Bupati Sumenep: Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera. Salah satu misinya adalah pembangunan berazas gotong royong dan kearifan lokal,”* ujar Mushaeri.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup, Yonif TP 931 Ksatria Jokotole, dan Pemdes Paberasan yang mendukung penuh kegiatan tersebut.

*TNI dan Desa Dukung Penuh*

*Komandan Yonif 931/JKT, Mayor Inf Aditya Danang*, mengatakan keterlibatan TNI dalam kerja bakti adalah bentuk komitmen untuk hadir di tengah masyarakat.
*“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang lestari,”* ujarnya.

Senada, *Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh*, menyambut baik kegiatan tersebut.
*“Syukur kegiatan nasional ini dilaksanakan di Desa Paberasan. Kami berharap masyarakat semakin semangat menjaga lingkungannya tetap bersih dan nyaman,”* ucapnya.

Aksi bersih-bersih berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB. Peserta dari LDII 125 orang, TNI 30 orang, DLH 5 orang, serta perangkat desa dan masyarakat 40 orang. Sasaran pembersihan terbagi di 5 titik: Pasar Jengara, Makam Congkop, Makam Dalem, Makam Kebun Lalang, dan Makam Gung Somar.

Pemkab Sumenep berharap budaya kerja bakti seperti ini terus hidup sebagai pengamalan nilai kemerdekaan dan penguatan kolaborasi lintas elemen masyarakat.(Tris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here