Plt. Bupati Ahmad Baharudin Ajak UMKM Tulungagung Siap Bersaing di Pasar Internasional Melalui Seminar Ekspor-Impor

0
36

Tulungagung, JNN.co.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya mendorong peningkatan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Ekspor dan Impor Produk UMKM yang dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, di Aula Lantai 3 Kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tulungagung, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pelaku UMKM, pengusaha, perwakilan perbankan, serta sejumlah organisasi dan instansi terkait. Seminar ini dirancang sebagai sarana edukasi bagi para pelaku usaha agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara ekspor dan impor, mulai dari regulasi kepabeanan hingga strategi memperluas akses ke pasar internasional.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa perdagangan internasional memiliki peranan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah untuk dikenal di pasar dunia.

Ia menilai, pelaku UMKM perlu membekali diri dengan pengetahuan yang memadai mengenai mekanisme ekspor agar mampu bersaing secara profesional dan memenuhi standar perdagangan global.

> “Melalui seminar ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat memahami prosedur ekspor-impor, regulasi kepabeanan, hingga strategi menembus pasar luar negeri secara tepat. Dengan begitu, produk-produk unggulan Tulungagung memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal di tingkat internasional,” ujar Ahmad Baharudin.

Lebih lanjut, Plt. Bupati menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aspek penting yang wajib dipahami oleh para pelaku usaha, di antaranya aturan hukum di bidang kepabeanan internasional, penyusunan dokumen pengiriman barang, pemahaman mengenai Incoterms, sistem pembayaran lintas negara, langkah menghindari biaya tambahan selama proses pengiriman, hingga membangun jaringan kerja sama dengan perusahaan logistik, eksportir, dan tenaga ahli kepabeanan.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membuka kesempatan yang sama bagi pelaku UMKM untuk memasuki pasar ekspor. Oleh karena itu, para pengusaha lokal dituntut terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat inovasi, serta memahami tata kelola perdagangan internasional agar mampu bersaing dengan produk dari berbagai negara.

“Pasar global kini semakin terbuka. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM Tulungagung untuk memperluas pemasaran produknya sehingga mampu meningkatkan nilai tambah usaha sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin juga menyampaikan apresiasi kepada KADIN Kabupaten Tulungagung beserta seluruh narasumber yang telah berperan dalam terselenggaranya seminar. Ia berharap materi yang diterima peserta tidak hanya menjadi tambahan wawasan, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam mengembangkan usaha dan memperluas jaringan pemasaran hingga ke mancanegara.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM sehingga semakin banyak produk lokal yang berhasil memasuki pasar ekspor.

Selain menjadi ajang berbagi ilmu, seminar tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum membangun sinergi antara pelaku usaha dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga perbankan, perusahaan jasa logistik, hingga instansi pemerintah yang memiliki peran dalam mendukung kegiatan ekspor dan impor. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempermudah akses pelaku UMKM terhadap informasi, pembiayaan, maupun layanan pendukung lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, Ketua KADIN Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah, jajaran pimpinan Bank Jatim, BNI, BRI, dan Bank Mandiri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Fajar Widariyanto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Slamet Sunarto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala BRIDA Wahyd Masrur, para narasumber, moderator, serta ratusan peserta dari kalangan pelaku UMKM dan dunia usaha.(Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here