Pasuruan, JNN.co.id – Siswa SD Negeri Jarangan 1 Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan diajari cara membuat teh herbal dengan bahan dasar daun mangga.
Yang mengajari adalah mahasiswa dan dosen Universitas Negeri Malang (UMM) yang sedang melakukan pengabdian masyarakat bertema “Peningkatan Literasi Sains Siswa SDN Jarangan 1 Melalui Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Daun Mangga.” pekan lalu di Kabupaten Pasuruan.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMM, Dr. Frida Kunti Setiowati, ST, M.Si menyatakan, di Pasuruan banyak tumbuh tanaman mangga (Mangifera indica. L).
“Kalau siswa SD tahu manfaat daun mangga yang bisa diolah jadi teh berkhasiat kesehatan, kita harapkan ilmunya bisa menyebar lebih luas di kalangan masyarakat,” ujarnya.
Dr. Frida datang bersama timnya yang terdiri atas Dr. Sofia Ery Rahayu, S. Pd, M.Si, Dr. Sitoresmi Prabaningtyas, S.Si, M. Si, Dr. Siti Imroatul Maslikha, S.Si, M.Si dan Agung Witjono, S.Pd, M.Kes.
Sementara mahasiswa yang datang dipimipin Stevanus Purbadirja dan Talita Dwi Ardiningrum.
Para siswa sekolah dasar itu tampak antusias mengikuti acara pelatihan yang dikemas secara interaktif.
Pertama Stevanus Purbadirja memberikan pengetahuan tentang pohon mangga beserta kandungan senyawa alami yang dihasilkan.
Dilanjutkan dengan cara memanfaatkan daun mangga jadi minuman berkhasiat.
Para siswa SDN Jarangan 1 diajak praktik langsung cara memilih daun mangga yang baik, cara mencuci dan melayukan, penggulungan hingga pengeringan sebelum daun mangga diolah jadi serbuk teh.
Kepala SDN Jarangan 1, Suhartiwiningsih, S. Pd, kedatangan mahasiswa dan dosen ke sekolahnya membangkitkan motivasi belajar anak.
“Terima kasih sudah membagikan ilmu dan pengetahuan baru buat anak didik kami. Biar anak-anak tahu bahwa sains atau ilmu pengetahuan itu adalah bagian penting untuk membangun masa depan,” tutur Suhartiwiningsih. (Iz. Fathma Agmadina)





