Dugaan Pungli di SMK 1 Tambun Utara Viral di TikTok, Gubernur Dedi Mulyadi: Akan Ditindak Tegas

0
53

Bekasi Jawa Barat, JNN.co.id – Sebuah video viral di media sosial TikTok tengah menjadi sorotan publik di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Dalam video tersebut, seorang orang tua wali murid berinisial W melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menurut narasi dalam video, W mengaku mengalami dugaan pungli saat dimintai sejumlah uang oleh seorang oknum bernama Ibu Desi, yang disebut sebagai Tenaga Tata Usaha (TU) di lingkungan SMK 1 Tambun Utara. W menyebut bahwa uang diminta untuk proses beli bangku sekolah.

Dalam video, W menjelaskan bahwa oknum Ibu Desi meminta uang sebesar Rp2.000.000. Namun, W menilai permintaan tersebut tidak sesuai kebutuhan, sehingga diduga mengarah pada praktik pungli.

W juga menyatakan bahwa orang tua wali murid lainnya dilaporkan ikut dimintai uang hingga Rp5.000.000. W menuturkan, karena jumlahnya dinilai terlalu besar, sebagian orang tua wali memilih untuk menolak.

W mengklaim penyerahan uang dilakukan dengan mekanisme transfer ke rekening pribadi oknum Ibu Desi sebesar Rp1.500.000, sedangkan sisanya dibayar secara tunai (cash).

Saat ditanya langsung oleh Dedi Mulyadi, W menyebut bahwa oknum yang bernama Ibu Desi merupakan TU di SMK 1 Tambun Utara, namun bukan pegawai ASN.

Dari keterangan tersebut, KDM menyimpulkan bahwa ibu ditipu oleh oknum TU,tegasnya.

Menanggapi laporan dalam video viral tersebut, Dedi Mulyadi menyatakan akan menindak tegas pihak terkait bila dugaan pungli terbukti benar. Bahkan, Dedi menyebut adanya kemungkinan sanksi tegas, termasuk pemberhentian oknum TU di SMK 1 Tambun Utara. (zai )

Dikutip dari akun tik tok anakingjimatawaking.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here