Groundbreaking Jembatan Garuda Dimulai di Rubaru, Dandim Sumenep: Akses Warga Terpencil Akan Lebih Mudah

0
50

Sumenep, JNN.co.id – Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep resmi dimulai. Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada memimpin langsung doa bersama dan groundbreaking pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri Pgs. Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru, Kepala Desa Matanair beserta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Citra Persada menyampaikan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Ia menjelaskan, pada hari yang sama terdapat empat titik pembangunan Jembatan Garuda yang telah memasuki tahap groundbreaking di Kabupaten Sumenep, yakni di Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, dan Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.

Sementara satu proyek lainnya, yakni Jembatan Perintis Garuda di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, saat ini sudah dalam tahap pengerjaan.

Menurut Lektol Inf Citra, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga hubungan sosial antarwilayah.

“Pembangunan jembatan ini untuk mempermudah akses masyarakat desa. Harapannya dapat memberikan manfaat bagi sektor ekonomi, pendidikan, sosial, serta mempercepat interaksi dan komunikasi antarwilayah,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di daerah terpencil menjadi kebutuhan yang selama ini dinantikan masyarakat. Karena itu, program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

“Pembangunan jembatan di lokasi terpencil seperti ini sangat didambakan masyarakat karena memberikan kemudahan akses. Program ini merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Matanair akan dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Selain mempercepat proses pembangunan, pola tersebut juga diharapkan dapat mendorong partisipasi warga dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan.

Kodim 0827/Sumenep menargetkan pembangunan jembatan tersebut selesai pada Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, faktor keamanan dan kualitas konstruksi menjadi perhatian utama mengingat jembatan dibangun di atas aliran sungai.

Letkol Inf Citra Persada menegaskan seluruh proses pembangunan harus mengutamakan standar keselamatan agar jembatan yang dibangun memiliki kualitas baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Keamanan dan kualitas harus benar-benar diperhatikan. Kita ingin pembangunan berjalan cepat, aman, dan hasilnya bisa digunakan masyarakat dalam waktu yang lama,” tegasnya.(Pendim 0827/Sumenep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here