TNI Kawal Ketat Distribusi MBG di Sumenep, Ribuan Siswa hingga Balita Terima Jatah Gizi

0
94

Sumenep, JNN.co.id – Ribuan pelajar di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sabtu (23/5/2026). Distribusi makanan bergizi itu dikawal langsung aparat TNI dari Koramil Gapura guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan tanpa hambatan.

Sejak pukul 07.00 WIB, aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah desa tampak sibuk menyiapkan ribuan porsi makanan untuk siswa TK hingga SMA, guru non-ASN, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Total lebih dari 9.200 porsi disalurkan melalui empat titik SPPG yang tersebar di Desa Andulang, Gapura Timur, Panagan, dan Banjar Barat.

Di Desa Andulang, sebanyak 2.312 porsi disiapkan untuk 80 sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Sementara SPPG Desa Gapura Timur mendistribusikan 2.275 porsi dengan menu roti tawar, telur mata sapi, tahu goreng, ketimun, dan buah melon.

Berbeda dengan titik lainnya, SPPG Desa Panagan menyajikan menu nasi, orek ikan teri campur kacang, tempe goreng, sayur asem, susu, dan buah melon untuk 2.310 penerima manfaat dari 55 sekolah.

Sedangkan di Desa Banjar Barat, distribusi mencapai 2.349 porsi dan menjadi salah satu titik pelayanan terbesar di Kecamatan Gapura.

Pengawasan lapangan dilakukan langsung personel Koramil, di antaranya Serka Budi dan Koptu Lucky. Kehadiran aparat disebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi program prioritas nasional tersebut.

“Pemenuhan gizi tidak bisa ditunda karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi mendatang. Kami ingin memastikan makanan benar-benar sampai kepada penerima dalam kondisi baik, aman, dan tepat waktu,” ujar Babinsa Koramil 0827/16 Gapura Koptu Lucky di sela kegiatan.

Ia menegaskan, keterlibatan aparat di lapangan bukan hanya sebatas pengamanan, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap program peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Anak-anak yang sehat hari ini adalah kekuatan bangsa di masa depan. Karena itu program MBG harus dijaga bersama, mulai dari kualitas makanan, distribusi, hingga kedisiplinan penyalurannya,” lanjutnya.

Program MBG di Kecamatan Gapura tidak hanya menyasar siswa sekolah, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Langkah itu dinilai menjadi upaya konkret memperkuat ketahanan gizi masyarakat hingga tingkat desa.

Selama pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan kendala maupun permasalahan menonjol. Distribusi berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh titik pelayanan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu stunting dan kesehatan anak, program MBG menjadi salah satu ujung tombak pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.(Pendim 0827/Sumenep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here