Iran Hujani Israel dengan Rudal dan Drone, Tel Aviv Diguncang Ledakan Besar

0
293

Internasional, JNN.co.id – Serangan rudal dan drone Iran ke wilayah Israel memicu kerusakan besar sebagai balasan atas serangan udara yang sebelumnya dilancarkan Israel bersama Amerika Serikat ke wilayah Iran pada 28 Februari lalu.

Sejak serangan tersebut, Teheran mengerahkan gelombang serangan balasan menggunakan rudal balistik, drone tempur, serta operasi militer yang menargetkan sejumlah lokasi strategis, termasuk wilayah Tel Aviv, kompleks pemerintahan, pusat militer Israel, hingga instalasi energi di kawasan Teluk.

Serangan rudal terbaru Iran dilaporkan memicu gelombang ledakan besar di wilayah Tel Aviv pada Jumat (6/3). Televisi pemerintah Iran menyatakan rudal-rudal tersebut diarahkan ke sasaran di “jantung Tel Aviv”.

Jurnalis kantor berita AFP yang berada di Tel Aviv melaporkan mendengar dua gelombang ledakan hampir bersamaan yang menggema di seluruh kota. Jejak roket juga terlihat menerangi langit di wilayah Netanya, kota yang berada di utara Tel Aviv di pesisir Laut Mediterania.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom, menyatakan tim penyelamat telah dikerahkan ke sejumlah lokasi yang dilaporkan terdampak untuk memeriksa kemungkinan korban. Sementara itu, pihak kepolisian juga melakukan penyisiran untuk mengamankan proyektil yang jatuh di beberapa wilayah Israel.

Selain menyerang wilayah Israel, Iran juga dilaporkan melancarkan serangan rudal yang memicu kebakaran di kilang minyak utama milik Bahrain pada Kamis (5/3). Kebakaran di kilang Bapco Energies yang berada di Pulau Sitra tersebut sempat terjadi, namun berhasil dipadamkan oleh petugas.

Pusat komunikasi kerajaan Bahrain menyatakan tidak ada laporan korban luka akibat serangan tersebut dan operasional kilang tetap berjalan.

Di sisi lain, sumber diplomatik menyebut sejumlah staf kedutaan Barat di Riyadh sempat diperintahkan untuk berlindung di tempat setelah terjadi serangan terhadap kompleks kedutaan Amerika Serikat pada awal pekan.

Sebelumnya, Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) juga mengklaim telah meluncurkan serangan rudal yang menargetkan kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah Yerusalem Timur.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRGC menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang operasi militer sebagai balasan atas serangan besar Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

IRGC juga menyatakan bahwa rudal balistik jenis Kheibar digunakan dalam serangan tersebut.

Konflik yang terus meningkat antara Iran, Israel, dan sekutu-sekutunya menimbulkan kekhawatiran komunitas internasional akan meluasnya eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.(R01-R12-Red-BFN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here