Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Perkuat Konsolidasi Gerindra, Bidik 12 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

0
85

Tulungagung, JNN.co.id – DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung terus memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kader sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Tak hanya memperkokoh struktur kepengurusan, partai juga menekankan pentingnya integritas, kualitas sumber daya manusia (SDM), serta etika dalam berpolitik.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., saat memberikan sambutan dalam kegiatan pendidikan politik bertema “Penguatan Struktural DPC, PAC, Ranting dan Sayap Partai Gerindra” di Hotel Crown Victoria, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, serta organisasi sayap Partai Gerindra se-Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi ajang konsolidasi internal, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam memperkuat kelembagaan partai, meningkatkan kualitas demokrasi, sekaligus membangun kesadaran politik masyarakat.

Menurutnya, pendidikan politik tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial atau sebatas pengenalan struktur organisasi. Lebih dari itu, pendidikan politik harus mampu membentuk kader yang memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan konstitusi, serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan bangsa.

Ia juga menekankan bahwa penguatan struktur mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga organisasi sayap harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas kader dan kedewasaan dalam berpolitik.

Seluruh pengurus diharapkan mampu menjalankan tugas organisasi secara profesional, tertib administrasi, serta aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kader juga diingatkan untuk menghindari praktik politik yang berpotensi memecah belah persatuan, termasuk penyebaran berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian.

Kader Diminta Solid dan Bijak Menyikapi Informasi

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Tulungagung dari Partai Gerindra, Ebin Sunaryo, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas kader serta bersikap kritis dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat.

Ia meminta seluruh kader tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi, khususnya informasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, kader partai harus mengedepankan data dan fakta ketika memberikan penjelasan kepada masyarakat. Selain itu, kader juga diharapkan turut mengawal program nasional dan kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Tulungagung sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tulungagung, Sumarsono Efendy, menyoroti pentingnya kedewasaan politik di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia mengingatkan kader agar selalu memastikan kebenaran informasi sebelum memberikan tanggapan, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan komunikasi yang konstruktif demi menjaga situasi masyarakat tetap kondusif.

Bidik 12 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Pendidikan politik tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya DPC Partai Gerindra Tulungagung dalam mematangkan strategi organisasi menghadapi Pemilu 2029.

Dalam kontestasi mendatang, Gerindra Tulungagung menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Kabupaten Tulungagung dari delapan kursi saat ini menjadi 12 kursi.

Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran partai untuk meningkatkan kinerja dan memperluas dukungan masyarakat.

Jika melihat perjalanan perolehan kursi di DPRD Tulungagung, Gerindra meraih satu kursi pada Pemilu 2009. Jumlah tersebut meningkat menjadi tujuh kursi pada Pemilu 2014, kemudian turun menjadi lima kursi pada Pemilu 2019, sebelum kembali naik menjadi delapan kursi pada Pemilu 2024.

Untuk mewujudkan target 12 kursi, seluruh anggota Fraksi Gerindra diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Konsolidasi kepengurusan hingga tingkat ranting dan organisasi sayap juga dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan partai.

Selain itu, kedisiplinan kader, kerja organisasi yang terukur, serta kemampuan menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian utama.

Dengan demikian, upaya penambahan kursi tidak hanya bertumpu pada kekuatan struktur organisasi, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan komitmen para kader.

Melalui pendidikan politik ini, DPC Partai Gerindra Tulungagung berharap seluruh kader semakin solid, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran politiknya.

Penguatan organisasi diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029, tetapi juga mendorong kader untuk tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, menjaga persatuan, serta berpolitik secara santun dan dewasa.(Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here