Kebakaran Lahan Milik Warga di Bantargebang, Yonarmed 7/Biringgalih Kerahkan Mobil Damkar

0
43

Bekasi, JNN.co.id – Kebakaran lahan melanda kawasan di belakang Asrama Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 7/Biringgalih, wilayah Bantargebang, Kota Bekasi, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 11.50 WIB. Dugaan penyebab kebakaran muncul akibat cuaca panas dan kering yang membuat vegetasi mudah terbakar.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, lahan yang terbakar seluas sekitar 2.000 meter persegi merupakan milik Ibu Amira yang berdomisili di Jakarta. Lokasi kebakaran berada di samping Pabrik PT UNiLON, serta termasuk wilayah yang tercakup dalam RT 03 Bantargebang.

Mendapat laporan dari warga, personel Yonarmed 7/Biringgalih segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Pihak Yonarmed mengerahkan mobil pemadam kebakaran (damkar) satuan yang dioperasikan langsung oleh anggota, bekerja bersama warga sekitar.

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk menjinakkan api dan mencegah meluasnya kobaran ke area yang lebih luas.

Komandan Batalyon Armed 7/Biringgalih, Letkol Arm Vicky H.M., menegaskan bahwa kecepatan respon dan kerja sama antarunsur** menjadi faktor utama dalam penanganan insiden di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses penanganan kebakaran. Sinergitas antarunsur sangat dibutuhkan agar api dapat segera dipadamkan dan kerugian dapat diminimalisir. TNI selalu siap berada di tengah masyarakat saat dibutuhkan.” Tegas Letkol Arm Vicky H.M., Komandan Batalyon Armed 7/Biringgalih.

Berangkat dari respons cepat serta kerja sama antara anggota Yonarmed 7/Biringgalih melalui mobil damkar satuan yang langsung dioperasikan di lapangan dan warga sekitar, upaya pemadaman dinilai berjalan efektif.

Kehadiran satuan tersebut sekaligus mempertegas kesiapan dan komitmen TNI untuk bersinergi serta hadir di garis depan dalam penanganan bencana demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat luas.(Zai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here