Tulungagung, JNN.co.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Ahmad Baharudin kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan melalui audiensi bersama Rekan Indonesia Jawa Timur yang diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan berisi sejumlah langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Tulungagung,(24/7/2026).
Dalam komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mendukung percepatan terwujudnya Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih luas dan merata.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh serta peningkatan mutu pelayanan di seluruh rumah sakit daerah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan milik pemerintah. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, Pemkab Tulungagung juga berkomitmen meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran kesehatan, termasuk Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut dari hasil audiensi, pemerintah daerah akan menyusun rencana aksi paling lambat 30 hari setelah pertemuan berlangsung. Pemkab juga membuka ruang koordinasi dan evaluasi bersama Rekan Indonesia Jawa Timur guna memastikan seluruh komitmen dapat direalisasikan dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung turut menjamin pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bahkan, apabila dalam kurun waktu 90 hari tidak terdapat tindak lanjut yang nyata tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, akan dilakukan evaluasi secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.
Ketua KPW Rekan Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dinilai terbuka dalam menerima berbagai masukan dari masyarakat.
Menurutnya, penandatanganan surat pernyataan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan sektor kesehatan. Ia menegaskan bahwa Rekan Indonesia Jawa Timur akan terus mengawal pelaksanaan seluruh poin komitmen agar benar-benar diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tulungagung.
“Audiensi ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, transparan, dan akuntabel. Dengan kolaborasi yang baik, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Bagus Romadon.
Rekan Indonesia Jawa Timur berharap komitmen yang telah disepakati tidak berhenti pada penandatanganan semata, melainkan diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Tulungagung.(Aris)





