Sumenep, JNN.co.id – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung survei rumah tidak layak huni (rutilahu) yang akan direhabilitasi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Di Kecamatan Rubaru, dua rumah menjadi fokus peninjauan, yakni milik Munariya di Dusun Langgar, Desa Karang Nangka, serta milik Sa’umi di Dusun Bunbarat, Desa Bunbarat. Keduanya masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Secara keseluruhan, terdapat 95 unit rumah di 15 kecamatan se-Kabupaten Sumenep yang akan direhab melalui program rutilahu. Verifikasi langsung di lapangan menjadi kunci untuk menilai tingkat kelayakan dan menentukan prioritas penanganan.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, Bati Bakti Staf Teritorial Sertu Ainur Rahman, serta Babinsa setempat.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa rumah yang diusulkan benar-benar tidak layak huni dan memang membutuhkan penanganan segera,” tegas Letkol Inf Citra Persada, Sabtu (25/4/2026).
Ia menambahkan, program rutilahu merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kami ingin program ini tepat sasaran dan memberi dampak langsung, sehingga masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Munariya, mengaku bersyukur rumahnya masuk dalam program tersebut.
“Alhamdulillah sangat terbantu, semoga rumah kami segera diperbaiki dan jadi lebih layak ditempati,” ungkapnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pendim 0827/Sumenep)





