Sumenep, JNN.co.id – Pemerintah bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Masalembu menggelar rapat koordinasi angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Kantor UPP Kelas III Masalembu, Sabtu (14/3/2026) malam. Rapat tersebut membahas kesiapan transportasi laut menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Rapat yang dimulai pukul 20.10 WIB itu dipimpin Kepala Kantor UPP Kelas III Masalembu Rahmat Rahim dan dihadiri unsur TNI-Polri, perwakilan kecamatan, Dinas Perhubungan, Puskesmas, operator kapal, tokoh masyarakat, serta organisasi masyarakat.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah strategis guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat kepulauan saat momentum mudik dan arus balik Lebaran.
Salah satu poin penting yang disepakati yakni perubahan rute kapal dari Pelabuhan Kalianget dan Surabaya menuju Masalembu untuk mempermudah distribusi penumpang. Meski demikian, pada musim Lebaran tahun ini tidak ada penambahan armada kapal.
Selain itu, sistem pendaftaran tiket arus balik akan dilakukan secara online. Penumpang arus balik juga diprioritaskan bagi pelajar, mahasiswa, dan santri dengan menunjukkan identitas resmi karena menyesuaikan jadwal masuk sekolah dan perkuliahan.
Danramil 0827/22 Masalembu Letda Inf Yohanes Gapo menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci kelancaran transportasi masyarakat di wilayah kepulauan.
“Kami dari pihak Koramil siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran di wilayah Masalembu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak awal serta mengikuti mekanisme pendaftaran tiket yang telah ditetapkan.
“Kami mengimbau masyarakat mematuhi aturan yang berlaku, termasuk pendaftaran tiket secara online agar proses keberangkatan lebih tertib dan tidak terjadi penumpukan penumpang,” tambahnya.
Pendaftaran tiket arus balik dijadwalkan mulai dibuka pada Senin, 23 Maret 2026.(Pendim 0827/Sumenep)





