Sumenep, JNN.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Sumenep, Jawa Timur, sukses digelar dan berjalan lancar yang berlangsung di Aula Pertemuan Kopwan Potre Koneng Sumenep. Kamis, 15 Januari 2026.
Pada Musda yang pimpin langsung oleh Ketua DEKOPINWIL Jatim, Slamet Sutanto, itu melahirkan Nahkoda baru yakni; Drs. EC. Sustono, MM, M.Si sebagai Ketua DEKOPINDA Sumenep yang baru.
Hadir juga pada kesempatan tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli, serta seluruh pengurus dan peserta Musda DEKOPINDA Sumenep.
Ketua DEKOPINWIL Jatim, Slamet Sutanto dalam sambutannya menyampaikan, Musda merupakan hal wajib dilakukan dalam sebuah organisasi, termasuk organisasi Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN)
“DEKOPINDA se Jawa Timur masa jabatannya sudah berakhir. Alhamdulillah hari ini DEKOPINDA Sumenep sudah melaksanakan Musda dengan penuh demokrasi dan terpilih Bapak Sustono jadi Ketua yang baru, ” katanya kepada media KanalNews.id usa Musda berlangsung. Kamis (15/01/2026).
Lebih lanjut, Slamet sapaan karibnya menjelaskan, bahwa DEKOPINDA Sumenep selama ini berjalan sedang-sedang saja. Dari itu ia berharap Ketua yang baru terpilih bisa membawa DEKOPINDA Sumenep kedepan lebih baik lagi.
“Semoga Ketua yang baru terpilih ini dapat membawa DEKOPINDA Sumenep kedepan jauh lebih baik lagi, ” harapnya.
“Seperti yang saya sampaikan seorang Ketua atau pemimpin itu harus bisa tiga hal, yakni; jadi pemimpin yang ahli komunikasi baik kepada anggota atau pemerintah. Kedua harus bisa melahirkan ide atau gagasan baru dan inovatif. Ketiga harus tanggap dan cepat beradaptasi, ” imbuhnya menjelaskan.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sesungguhnya pemerintah bertanggungjawab terhadap keberlangsungan koperasi di Sumenep.
“Koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi masyarakat yang harus kita rawat dan kembangkan. Dari itu kami Pemerintah Daerah berharap bimbingan dan pembinaan dari DEKOPINDA agar Koperasi kita lebih profesional, ” terang Bupati Fauzi panggilan akrabnya.
Sebab menurut orang nomor satu di Kota Keris itu, disadari atau tidak dari seribu lebih koperasi di Sumenep rata-rata masih lemah dalam pengelolaan keuangan.
“Dari seribu lebih Koperasi yang tercatat di Sumenep hany sekitar delapan ratusan yang aktif, itupun masih lemah dalam pengelolaan keuangan. Dari itu, ini butuh sinergi antara pemerintah dan DEKOPINDA untuk melakukan pembinaan terhadap koperasi kita, ” ungkapnya.
Ditempat yang, Ketua terpilih, Sustono, dalam sambutan perdananya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda dan insan koperasi di Sumenep.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran DEKOPINDA sebagai rumah besar gerakan koperasi di daerah.
“DEKOPINDA harus menjadi motor penggerak koperasi agar lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Sustono.
Menurutnya, tantangan koperasi ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kolaborasi antara pengurus, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.
“Kami akan fokus pada penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas pengurus koperasi,” katanya.
Sustono juga berharap koperasi mampu menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.
“Koperasi harus hadir sebagai solusi ekonomi, bukan sekadar simbol,” pungkasnya. (Man)









