Aplikasi Nyari Gawe Sediakan Lebih dari 32 Ribu Lowongan Kerja

0
44

Kota Bekasi, JNN.co.id – Warga Kota Bekasi kini dapat mencari informasi pekerjaan melalui aplikasi Nyari Gawe, platform yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan melalui jalur resmi.

Aplikasi yang tersedia untuk pengguna Android dan iOS itu memuat informasi lowongan dari berbagai perusahaan. Pemerintah berharap platform tersebut dapat memperluas akses informasi kerja, meningkatkan transparansi rekrutmen, serta menekan praktik percaloan dan pungutan liar.

Dalam kegiatan bursa kerja daring yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, masyarakat didorong memanfaatkan Nyari Gawe untuk mencari lowongan dan mendaftarkan diri secara langsung.

Tri mengatakan antusiasme pencari kerja cukup tinggi meski aplikasi itu baru beberapa hari diperkenalkan. Sejumlah lowongan, katanya, telah menerima pendaftar melebihi kapasitas yang tersedia.

“Sekarang sudah tidak ada waktunya lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga masyarakat yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga dari luar daerah yang masih mengandalkan sistem perekrutan tenaga kerja secara tatap muka,” ujar Tri.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika mencari pekerjaan di luar negeri. Informasi lowongan dan verifikasi terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) diharapkan membantu pencari kerja memeriksa legalitas tawaran pekerjaan.

Menurut Tri, warga yang berangkat melalui jalur ilegal berisiko kehilangan jaminan keselamatan, kepastian pekerjaan, serta akses perlindungan dan komunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di negara tujuan.

Nyari Gawe terbuka bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan beragam, mulai dari lulusan SD hingga sarjana. Rentang usia pencari kerja juga mencakup masyarakat hingga usia 45 tahun, bergantung pada persyaratan tiap lowongan. Tri menyebut platform digital ini dapat menjadi salah satu cara memperoleh pekerjaan secara lebih mudah dan transparan, terutama di tengah tingkat pengangguran Kota Bekasi yang masih sekitar 7 persen.

Dedi Mulyadi mendorong perusahaan untuk aktif memasukkan informasi lowongan ke Nyari Gawe. Dengan begitu, pencari kerja dapat berinteraksi dan mendaftar langsung tanpa perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menggelar bursa kerja daring secara bergilir di berbagai kawasan industri dan perusahaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan kawasan industri baru serta daerah yang sedang mengembangkan sektor industri.

Pada pelaksanaan pekan ini, tersedia 2.887 lowongan dari 23 perusahaan untuk 68 jenis jabatan. Kesempatan kerja mencakup pekerjaan di dalam dan luar negeri, dengan informasi lowongan luar negeri disampaikan melalui P3MI. Secara keseluruhan, aplikasi Nyari Gawe telah menyediakan lebih dari 32 ribu lowongan kerja.

Bursa kerja daring tersebut telah memasuki edisi keenam dan sebelumnya diselenggarakan di enam kabupaten/kota di Jawa Barat. Disnakertrans Jawa Barat menyebut jumlah lowongan yang tersedia dapat berubah mengikuti aktivitas rekrutmen dan penyelenggaraan bursa kerja di setiap daerah.

Di Kabupaten Karawang, misalnya, sebelumnya digelar job fair dengan sekitar 1.400 lowongan. Sepekan kemudian, bursa kerja daring tingkat provinsi menyediakan 844 lowongan.

Ke depan, Disnakertrans Jawa Barat akan terus mendorong perusahaan memasukkan informasi lowongan secara langsung ke Nyari Gawe agar kesempatan kerja dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja.(Zai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here