Banyuwangi, JNN.co.id – Tradisi Petik Laut kembali digelar masyarakat pesisir Pancer Banyuwangi Selatan.
Upacara Petik Laut yang dimaksudkan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki dan hasil tangkapan ikan yang melimpah, memang tidak hanya ada di Pantai Muncar.
Nelayan Pantai Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran juga menjalankan tradisi Petik Laut, Minggu (27/09/2026).
Upacara Petik Laut Pancer, ditandai dengan pemasangan pancing emas pada bibir kepala kambing yang menjadi salah satu _uba rampe_ (kelengkapan sesaji) Petik Laut.
Usai Plt Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, S. Pd, memasang pancing emas, upaya melestarikan budaya di kalangan nelayan Banyuwangi itu pun dimulai.
Upacara Petik Laut di Banyuwangi memang sudah menjadi suguhan menarik untuk wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Itu sebabnya, dinas terkait tingkat desa, kecamatan dan kabupaten turut mensukseskan kemeriahan tradisi Petik Laut di Laut Pancer.
“Alhamdullah, upacara berjalan lancar. Semoga ikhtiar nelayan Pancer diijabah Gusti Allah,” demikian Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin. (Aguk Wahyu Nuryadi)





