Kota Probolinggo, JNN.co.id – Sejak pagi hari, suasana tertib dan kondusif menyelimuti Kantor Kelurahan Kanigaran yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto No. 28, Probolinggo. Ratusan warga dari RW 01 hingga RW 14 tampak antusias mendatangi lokasi dan langsung mengambil tempat yang telah disediakan oleh panitia untuk menerima penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) periode Juli–September 2026. Kelancaran dan keamanan kegiatan ini juga didukung penuh oleh kehadiran Babinsa Kelurahan Kanigaran yang turut memantau jalannya acara di lokasi.
Pada alokasi kali ini, tercatat sebanyak 891 penerima manfaat yang tergolong dalam kategori desil 1 hingga 4 berhak mendapatkan bantuan. Masing-masing penerima memboyong pulang bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan 3 sak.
Guna memastikan bantuan ini dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan tidak diperjualbelikan kembali, pihak Kelurahan Kanigaran melakukan pemantauan dan sampling langsung di lapangan melalui koordinasi erat bersama para ketua RT dan RW setempat.
Tak hanya menyalurkan beras, Kelurahan Kanigaran juga memanfaatkan momen tersebut untuk gencar melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi Cek Bansos serta mendorong pembentukan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Inisiatif ini bertujuan agar warga dapat melakukan pembaruan data secara mandiri maupun melalui pendampingan agen di tingkat lokal.
“Kami sangat berharap bantuan beras yang diterima ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Selain itu, kami mendorong warga Kanigaran untuk mendaftarkan diri sebagai Agen Perlinsos agar warga yang benar-benar membutuhkan bisa terjangkau lebih cepat,” ujar Lurah Kanigaran di sela-sela kegiatan.
Pihak kelurahan menyampaikan harapannya agar bantuan pangan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Selain itu, warga Kanigaran juga diimbau untuk tidak ragu mendaftarkan diri sebagai Agen Perlinsos agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat terjangkau dengan lebih cepat. Masyarakat pun diharapkan aktif memanfaatkan fitur “sanggah” pada aplikasi Cek Bansos apabila menemukan adanya penerima dari kalangan mampu yang masih mendapatkan bantuan.(Presta)





