Sumur Bor Bakti TNI AD di Raas Jadi Harapan Baru Petani Saat Kemarau

0
31

Sumenep, JNN.co.id – Kabar baik datang dari Desa Karang Nangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Setelah menghadapi persoalan kekeringan setiap musim kemarau, warga kini memiliki sumber air baru untuk menopang lahan pertanian mereka.

Melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026, Kodim 0827/Sumenep melalui Koramil 0827/21 Raas berhasil menemukan sumber air dari pengeboran sumur hingga kedalaman 18 meter.

Air tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan pengairan sekitar 5 hektare lahan persawahan warga.

Bagi petani Karang Nangka, air menjadi persoalan serius ketika kemarau tiba. Sawah yang biasanya menjadi sumber penghidupan warga ikut terancam karena keterbatasan sumber air. Kini, kekhawatiran itu perlahan mendapat jalan keluar.

Kepala Desa Karang Nangka, Radafir, mengatakan keberhasilan pengeboran tersebut menjadi kabar yang sangat dinantikan masyarakat.

“Kalau kemarau datang, yang paling kami pikirkan memang air. Petani ingin tetap menanam, tetapi kalau tidak ada air tentu sulit. Alhamdulillah sekarang air sudah ditemukan. Ini seperti membuka harapan baru bagi warga kami,” ujar Radafir, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, sumur tersebut tidak hanya bermanfaat untuk mengairi sawah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi kekeringan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden RI dan TNI AD. Bantuan ini benar-benar terasa manfaatnya. Semoga air ini terus mengalir dan bisa membantu petani mencari nafkah untuk keluarganya,” katanya.

Babinsa Koramil 0827/21 Raas, Serda Frendy Tri Budiyanto, yang mendampingi proses pengeboran mengatakan keberhasilan menemukan air di kedalaman 18 meter menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.

“Kami berharap air ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk sawah warga. Kalau lima hektare lahan bisa terbantu, tentu dampaknya juga dirasakan banyak keluarga di sini,” tutur Serda Frendy.

Ia mengatakan, keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat membantu petani tetap mengolah lahan meski musim kemarau melanda.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026 yang digelar Kodim 0827/Sumenep terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, salah satunya melalui penyediaan sumber air di wilayah yang rawan kekeringan.

Di Karang Nangka, air yang ditemukan dari kedalaman 18 meter itu kini menjadi harapan agar lahan pertanian tetap produktif dan warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada datangnya musim hujan.(Pendim 0827/Sumenep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here