Sumenep, JNN.co.id – Upaya menghadirkan sumber air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Kodim 0827/Sumenep melalui program Bakti TNI AD untuk rakyat Madura Tahun 2026. Meski dihadapkan pada lapisan batu yang cukup keras, proses pengeboran sumur bor di Dusun Batujaran, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan tetap dilanjutkan hingga mencapai kedalaman sekitar 85 meter, Kamis (6/8/2026).
Pengeboran yang didampingi Babinsa Koramil 0827/09 Pragaan bersama pemerintah desa dan tim teknis itu menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini kerap kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau.
Babinsa Koramil 0827/09 Pragaan, Kopda Achmad Jasuli, mengatakan pekerjaan belum berhenti meski mata bor masih berhadapan dengan lapisan batu.
“Sekarang sudah di kedalaman sekitar 85 meter. Memang masih ketemu batu, tapi kami tidak akan berhenti. Selama masih ada peluang menemukan air, pengeboran terus kami lanjutkan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap meter pengeboran bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan ikhtiar agar masyarakat segera menikmati air bersih tanpa harus menunggu musim hujan.
“Harapan warga adalah semangat kami. Mudah-mudahan tidak lama lagi sumber air bisa keluar dan langsung dimanfaatkan masyarakat,” harap Babinsa.
Harapan yang sama disampaikan Wardi, warga Dusun Batujaran. Ia mengaku seluruh warga menanti hasil pengeboran tersebut karena air menjadi kebutuhan yang paling sulit diperoleh saat kemarau.
“Kalau sumur ini berhasil, itu seperti membawa kehidupan baru buat kami. Tidak perlu lagi mencari air jauh-jauh. Terima kasih kepada TNI AD yang benar-benar turun membantu masyarakat,” jelasnya.
Program sumur bor Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah Kodim 0827/Sumenep terus menyasar daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih. Kehadiran sumur bor diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pertanian dan kehidupan sehari-hari.(Pendim 0827/Sumenep)





