Malang, JNN.co.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menjalankan program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan RW 15 Kelurahan Lowokwaru, Malang.
Yang jadi sasaran program adalah ibu-ibu PKK. Kepada mereka diajarkan bagaimana membuat teh dengan bahan dasar daun mangga.
“Di Malang, apalagi kalau bicara Jawa Timur, ada banyak sekali pohon mangga. Daun mangga biasanya buat apa? Dibuang bukan? Hari ini kami akan ajarkan kepada ibu-ibu bagaimana cara mengubah daun mangga jadi minuman herbal berupa teh,” ujar Stevanus Purbadirja, Ketua Tim Pelaksana Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang.
Mahasiswa MIPA itu menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian di laboratorium, daun mangga kaya akan kadar flavonoid, mangiferin dan polifenol.
“Melihat kandungan zat yang bermanfaat untuk kesehatan itulah, kita akan ubah atau olah daun mangga ini jadi seduhan teh,” ujar Stevanus yang didampingi Tim Lintas Program Studi UM Malang.
Maka, dengan antusias puluhan ibu-ibu PKK RW 15 Lowokwaru mengikuti langkah demi langkah proses pembuatan teh dari daun mangga.
Ketua PKK RW 15 Lowokwaru, Iin, berpendapat, kegiatan mahasiswa UM Malang yang berlangsung Sabtu (09/05/2026) itu sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya baru tahu kalau daun mangga bisa diubah jadi teh yang enak rasanya,” timpal Ulla, Ketua RT 04 RW 15.
Dari acara ini, pemandangan paling menarik adalah saat teh daun mangga sudah jadi dan ibu-ibu yang hadir dipersilahkan untuk mencicipi.
“Tentu saja kami penasaran ya. Tapi, dari kegiatan ini saya ingin jadikan produk teh dan mangga ini jadi program unggulan RW,” ujar Iin, Ketua RW 15. (IZ.Fathma)





