Sumenep, JNN.co.id – Suasana gotong royong menyelimuti Dusun Palean, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Minggu (10/5/2026).
Warga bersama personel Koramil 0827/10 Ambunten bahu membahu memasang pondasi cakar ayam raksasa berukuran 3×5 meter untuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

Pemasangan pondasi dilakukan secara manual di tengah antusiasme warga yang turun langsung membantu proses pengerjaan. Rangka besi berukuran besar itu menjadi pondasi utama yang nantinya menopang jembatan penghubung antarwilayah di desa tersebut.
Bati Tuud Koramil 0827/10 Ambunten, Serma Hairudin, mengatakan pembangunan jembatan itu lahir dari kebutuhan nyata masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih aman dan layak.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung aktivitas dan harapan masyarakat. Karena itu pengerjaannya dilakukan bersama-sama dengan semangat gotong royong,” ujar Serma Hairudin.
Menurutnya, pemasangan cakar ayam menjadi bagian paling vital dalam pembangunan karena menentukan kekuatan konstruksi jembatan dalam jangka panjang.
“Kami ingin pondasi jembatan ini benar-benar kuat. Ukuran cakar ayam 3×5 meter ini disiapkan agar nantinya jembatan mampu bertahan dan memberi rasa aman bagi warga yang melintas,” tambahnya.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat juga mendapat apresiasi dari warga. Salah satu warga Dusun Palean, Junaedi, mengaku pembangunan jembatan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.
“Kami merasa sangat terbantu. Selama ini akses warga cukup sulit, apalagi saat musim hujan. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa dipakai masyarakat,” kata Junaedi.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar akses warga, mendukung aktivitas pertanian, hingga mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah Ambunten Tengah.(Pendim 0827/Sumenep)





