RSUD Syuhada Haji Tanggap Tangani Pasien Jantung Pasca PCI

0
165

Blitar, JNN.co.id – RSUD Syuhada Haji Blitar menunjukkan kesigapan dalam menangani kasus kegawatdaruratan jantung. Tim medis rumah sakit tersebut berhasil menangani jurnalis Blitar Raya Vola Zebua (57), seorang pasien pasca-prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI) yang mengalami gangguan irama jantung serius, Selasa (7/4/2026).

​Kronologi Kejadian
​Berdasarkan informasi yang dihimpun, Vola Zebua baru saja menjalani tindakan PCI tahap 2 dan sempat menjalani observasi di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Namun, saat sedang menjalani masa pemulihan rawat jalan di rumah, pasien tiba-tiba mengalami gejala jantung berdebar kencang secara mendadak.

​Pihak keluarga yang sigap langsung melarikan pasien ke instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syuhada Haji untuk mendapatkan pertolongan pertama.

​Penanganan Darurat
​Setibanya di IGD, pasien segera ditangani oleh dokter jaga, dr. Tio, beserta tim medis yang bertugas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi medis yang cukup kritis:

​Gejala: Palpitasi (jantung berdebar) hebat.
​Kondisi Fisik: Detak jantung mencapai 160 kali per menit (Tachycardia).
​Tindakan: Stabilisasi cepat dan pemantauan intensif untuk mencegah komplikasi pasca-PCI yang lebih berat.

​Kondisi Terkini
​Berkat respon cepat dan penanganan yang tepat dari tim medis RSUD Syuhada Haji, kondisi Vola Zebua berhasil distabilkan. Detak jantung pasien yang semula sangat tinggi berangsur-angsur terkendali.
​”Atas kesigapan tim medis, kondisi pasien saat ini sudah membaik. Namun, untuk memastikan pemulihan yang optimal dan pengawasan yang lebih ketat, pasien kini telah dipindahkan ke ruang ICU,” ujar perwakilan tim medis.
​Hingga berita ini diturunkan, pasien masih berada dalam pengawasan penuh tenaga medis spesialis di ruang ICU RSUD Syuhada Haji untuk observasi lanjutan guna memastikan tidak ada serangan susulan. Penanganan ini menegaskan kesiapan RSUD Syuhada Haji sebagai salah satu fasilitas kesehatan rujukan yang tanggap terhadap kasus kegawatdaruratan kardiovaskular di wilayah Blitar.(Mel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here