Satu Tahun Kepemimpinan Rijanto-Becky: Akselerasi Infrastruktur hingga Cetak Sarjana di Setiap Desa

0
171

​Blitar, JNN.co.id – Genap satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar, Rijanto dan Becky Herdihansah, membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Blitar. Mengusung semangat pembangunan inklusif, duet ini fokus pada pemerataan infrastruktur, penguatan SDM, hingga transformasi digital yang menyasar seluruh pelosok Bumi Penataran.

​Infrastruktur Jadi Prioritas Utama
​Sejak dilantik, pasangan Rijanto-Becky menempatkan pembangunan fisik sebagai fondasi utama ekonomi. Perbaikan jalan kabupaten, jembatan, dan normalisasi irigasi terus dikebut. Pemkab Blitar menyadari bahwa konektivitas antarwilayah adalah kunci utama agar komoditas lokal, terutama hasil pertanian dan peternakan, dapat didistribusikan dengan biaya logistik yang lebih murah.

​Investasi Manusia: Program 1 Desa 1 Sarjana
​Salah satu terobosan yang paling mencuri perhatian adalah bidang pendidikan. Melalui program “1 Desa 1 Sarjana”, Pemkab Blitar berupaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur akademik.

​”Kami ingin anak-anak muda di pelosok desa memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Targetnya, setiap desa memiliki minimal satu lulusan sarjana yang nantinya kembali untuk membangun desanya masing-masing,” ujar wakil Bupati Becky

​Blitar Go Digital: 351 Titik Internet Gratis
​Dalam hal teknologi informasi, Pemkab Blitar berhasil memperluas jangkauan internet secara masif. Hingga tahun pertama ini, tercatat 351 titik akses internet telah terpasang di berbagai area publik dan balai desa.

​Langkah digitalisasi ini bertujuan untuk:
​Mendukung UMKM: Memudahkan pelaku usaha lokal memasarkan produk secara daring.
​Pelayanan Publik: Mempercepat administrasi kependudukan yang berbasis digital.
​Pendidikan: Membantu siswa mengakses materi pembelajaran tanpa kendala sinyal.

​Gebrakan Olahraga: Datangkan Pelatih Muay Thai dari Thailand
​Tak hanya pembangunan fisik dan otak, fisik dan prestasi pemuda juga menjadi sorotan. Pemkab Blitar berencana memperkuat posisi daerah sebagai lumbung atlet bela diri berprestasi.
​Dalam waktu dekat, Pemkab akan mendatangkan pelatih Muay Thai langsung dari Thailand. Langkah berani ini diambil untuk memberikan standarisasi pelatihan internasional bagi atlet lokal, sekaligus memicu gairah sport tourism di Kabupaten Blitar.

​Menatap Tahun Kedua
​Satu tahun pertama ini dipandang sebagai masa peletakan fondasi yang kuat. Sinergi antara pembangunan infrastruktur yang masif dengan peningkatan kapasitas SDM yang unggul diharapkan mampu membawa Kabupaten Blitar bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(Mel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here