KJRI Ho Chi Minh City menghadirkan produk kopi Indonesia di Ajang Coffee Expo Vietnam 2019

0

Ho Chi Minh, JNN.co.id – Terobosan : Kopi Indonesia terjual laris Rp 4,5 Milyar dalam pameran kopi Internasionala di Ho Chi Minh City Vietnam tgl 31 Oktober – 3 Nov 2019

KJRI Ho Chi Minh City bekerjasama dengan Atase Perdagangan KBRI Hanoi menghadirkan produk kopi Indonesia di ajang Coffee Expo Vietnam 2019 yang berlangsung di Ho Chi Minh City dari tanggal 31 Oktober – 2 November 2019. 7 perusahaan kopi Indonesia yang turut berpartisipasi adalah Ulubelu Coffee (Lampung), Indraco Group (Surabaya), Kopi Serboek Sari (Sumatera Barat), CV Tujuh Bintang Jaya (Yogyakarta), PT. Nabu Kopi Ranah Indonesia (Jakarta), CV Bawadi kopi (Aceh), dan Indonesia In Your Hand (Jakarta). Perusahaan yang hadir tersebut telah menjual Kopi Indonesia ke berbagai negara, termasuk CV Bawadi yang telah menjual 300 ton kopi ke Starbucks America Serikat.

Konjen RI Ho Chi Minh City, Hanif Salim menyambut antusias 7 Perusahaan kopi potensial Indonesia tersebut sambil mengingatkan kembali sejarah kopi di Vietnam bahwa prestasi Vietnam sebagai penghasil kopi nomor 2 terbesar dunia saat ini, tidak lepas dari kontribusi  keberhasilan program bantuan Indonesia kepada Vietnam sejak tahin 1986, Indonesia membantu memberikan pelatihan khusus perkebunan kopi kepada pihak Vietnam di beberapa  perkebunan kopi di Lampung Sumatera dan Jawa Timur.

“Kita harus yakin dan jangan takut bersaing, walaupun kopi Vietnam dari segi produktifitas lebih banyak dan harga lebih murah, tapi kopi Indonesia memiliki kualitas dan cita rasa luar biasa dan lebih baik” ujar Hanif Salim. “Kopi Indonesia tetap dicari pembeli di Vietnam karna kualitas yang yang sudah diakui dunia. Tahun lalu kita berhasil menjual 1 – 2 kontainer setiap bulan Kopi Gayo pada ajang Vietnam Coffee Show 2018” tambah Hanif Salim.

Kepada peserta pameran juga diharapkan dapat menampilkan berbagai prestasi yang telah diraih kopi Indonesia dalam kompetisi kopi International. “Info ini wajib kita tonjolkan saat pameran karena memiliki nilai strategis dan membantu meyakinkan pembeli kopi Indonesia ini  penting kita tonjolkan dalam setiap kegiatan promosi kopi Indonesia sehingga strategi ini turut menunjang terjualnya kopi dalan jumlah besar kepada pelanggan” tegas Hanif Salim.

Rinaldi Hartono, Operation Manager, Ulubelu Coffee, perusahaan kopi-nya  membina lebih lebih dari 2000 petani kopi Lampung, sangat setuju dengan strategi yg disampaikan Hanif Salim. Sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam marketing saat pameran Robusta Trader Rinaldi berani menjamin bahwa kualitas dan cita rasa kopi Indonesia diminati di pasar Vietnam dan dunia.

“Walaupun dari sisi harga, sedikit lebih mahal dari Vietnam, namun Kopi Indonesia mampu bersaing di pasar global” ujar Rinaldi. “Baru-baru ini, Kopi Robusta Honey Ulubele meraih penghargaan Gold Medal pada International Contest AVPA 2019 di Paris. Kopi Indonesia juga pernah juara di New York USA. Hal ini membuktikan keunggulan kualitas kopi Indonesia” tambah Rinaldi.

Ulubelu Coffee pada pameran ini berhasil mendapatkan penjualan awal senilai Rp. 841 juta. Jika ditambahkan dengan penjualan perusahaan Indonesia lainnya, maka total potensi penjualan selama pameran mencapai Rp. 4,5 milyar.

Mengingat kualitas kopi Indonesia yg tinggi, sebagian besar kopi Indonesia yang diimpor ke Vietnam tersebut digunakan sebagai bahan campuran dengan kopi lokal untuk memperkuat cita rasa kopi lokal sebelum dijual ke konsumen.

Selain Indonesia, Coffee Expo Vietnam 2019 diikuti oleh 8 negara lainnya yaitu Korea Selatan, Singapore, Taiwan, China, Malaysia, Myanmar, Colombia dan Kamboja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here