Cegah Covid-19, TNI, Polri dan Pemda Gunakan Drone Penyemprotan Disinfektan

0

Malang, JNN.co.id – Pencegahan penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Malang Raya terus di lakukan semaksimal mungkin oleh Korem 083/Bdj dan pihak-pihak terkait.

TNI, Polri dan Forkopimda terus berusaha keras dalam pencegahan Covid-19, kolaborasi penanganan Virus Covid-19 terlihat jelas di wilayah Malang raya.

Tak lepas dari itu semua termasuk juga tenaga ahli baik medis, relawan dan universitas di libatkan dalam membahas intensif langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penanganan Covid-19.

Korem 083/Bdj, Forkopimda Kab. Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang melakukan segala upaya untuk menekan angka penyebaran corona (Covid-19) di Wilayah Malang. Salah satunya adalah pengerahan tim pesawat  (drone) untuk menyemprotkan cairan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan menggunakan drone tersebut dilakukan di pemukiman padat penduduk, tepatnya di daerah Kec. Dau Kab. Malang.

Rektor UMM Dr. H. Fauzan, M.Pd menyampaikan, Jadi ini adalah kerja bersama dari beberapa elemen dan satgas Corona yang di bentuk oleh Bupati Malang dan Danrem 083/Bdj, kebetulan UMM mempunyai fasilitas Drone yang bisa menyemprotkan disinfektan yang di tengarai dapat meminimalisasi lajunya virus Corona.

Lebih lanjut menyampaikan, untuk saat ini Drone di arahkan di wilayah Sengkaling dan sekitarnya karena memang daerah itu di anggap cendrung berkembangnya virus Corona namun demikian ada berberaap titik yang meminta, tapi kami mengunakan satu pintu satgas Corona, jadi apa yang di lakukan oleh UMM merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. terang Dr. H. Fauzan, M.Pd.

Kolonel Inf Zainuddin ini juga meminta agar warga menerapkan social distancing, dengan tidak bergerombol. “Ayo jaga jarak satu meter,” kata Zainuddin.

Tak hanya di kampung-kampung, sejak pagi tadi, drone tersebut juga digunakan untuk menyemprotkan disinfektan sepanjang Jalan Sengkaling-Dau.

Drone tersebut, kata Zainuddin, merupakan bantuan dari Universitas UMM. Sebenarnya drone itu diperuntukkan untuk keperluan penyemprotan insektisida di sektor pertanian.

“Ini memang sebenarnya untuk pertanian, tapi semua resource harus kita kerahkan, kita berkejaran dengan waktu, untuk menekan jumlah lebih banyak korban, cara apapun kita lakukan,” ujar Danrem.

Orang nomor satu di Korem 083/Bdj ini mengatakan penggunaan drone untuk penyemprotan disinfektan ini efektif dilakukan di area perkampungan yang padat penduduk. Sebab dengan drone, area yang sulit dijangkau bisa diakses dengan mudah.

“Dan kita juga bisa arahkan, masalahnya banyak kabel-kabel itu, ini sangat efektif untuk perkampungan,” kata Danrem 832.

Zainuddin pun mengklaim penyemprotan disinfektan ini merupakan pertama kalinya di wilayahnya. Pemanfaatan drone ini kata Zainuddin akan terus dilakukannya hingga kondisi wabah corona telah dinyatakan tuntas sepenuhnya oleh pemerintah pusat. “Saya terima kasih kepada teman-teman dan drone Universitas UMM,”. “Kami tetap berkerja untuk anda, anda di rumah untuk semua tularkan pedulinya jangan Virusnya”.Terang Zainuddin.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM, Dandim 0818 Kab. Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad, S.I.P,
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Rektor UMM Dr. H. Fauzan, M.Pd dan Prof David H, Dr.Ir., MP., IPM. (Sun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here